May 28, 2020

Kita ini Maha Karya

Hello everyone..

I am back, I don't feel good today, have a headache. And I think I will just write it with my main language, Indonesian.

==================

Kemarin masih terasa malas, masih terasa tidak bersemangat setelah berhenti setelah mengambil keputusan untuk berhenti dari rutinitas di habitica.

Dan ternyata seperti kata teori, memulai itu lebih berat dibanding. Kereta api butuh tenaga lebih besar diawal di banding ketika sudah berjalan. Begitu pun dengan kebiasaan, aktifitas harian terasa berat untuk dimulai.

Yang jadi pertanyaan, kenapa kemarin ambil keputusan untuk berhenti dari rutinitas? hmmm..

Pingin instirahat? merasa capek? kenapa merasa capek? jangan-jangan kebiasaan ini serasa sebagai beban?

Berarti ada yang salah dengan cara pandang, aktifitas yang dijalani dianggap sebagai rutinitas aja, beban aja. Berarti perlu diubah.

Hari ini sudah mulai bisa sedikit bangkit, terlebih setelah mulai mendengar video Sadar Kaya bossman.

Satu hal yang paling terasa adalah.

Berpikirlah bahwa diri ini MAHA KARYA. Sebuah kisah, seorang seniman membuat patung sangat indah, ditanya bagaimana dia bisa membuat hal seperti itu. Maka dijawab, sejak awal aku sudah melihat bentuk utuhnya, aku hanya membuang yang bukan bagian dari bentuk itu.

Diri kita ini Maha Karya, bayangkan diri ini Maha Karya dan kita hanya perlu membuang apa-apa yang bukan kita.

Written by kangfarih

55 Views
Log in to Like
Log In to Favorite
Share on Facebook
Share on Twitter
Comments

You must be signed in to post a comment!