Candle Journey: Day 5
11.15, 22 Februari 2026
Hidup yang Fana
Aku sekarang sedang berpikir, apa kalian pernah berpikir mengapa aku memberikan nama candle Journey pada series jurnal refleksi ku?
Ah, mungkin hampir tidak ada yang memikirkan itu(pada saat ini). Aku masih seorang perintis jati diri dan pencari identitas.
Bagiku, lilin merupakan pengungkapan tulus akan kasih sayang, mengenai: harapan, pengorbanan, dan takdir yang tak terelakkan. Ia memberikan cahaya di tempat yang redup, mencairkan diri untuk memberikan terang pada orang lain, dan cahaya itu hanya sementara dan akan perlahan mencairkan dirinya(dalam artian tidak ada yang akan menjadi kekal dalam dunia ini).
Dan pemilihan kata journey, itu merupakan perjalanan atau kisah yang refleksikan setiap harinya. Aku mendambakan kisah hidup dengan kasih, harapan, pengorbanan, meski semua itu tidak bisa menjadi abadi(karena itu adalah seni hidup dari cerita ciptaan tuhan).
Dan lilin mewakili apa yang aku idamkan sedari dulu. Berharap bisa selalu seputih lilin putih yang begitu suci dan polos(mempertahankan suatu yang murni dari inner child merupakan suatu hal berharga bagiku)..
Hari ini, aku ingin menjaga sebuah cahaya polos dalam diriku sambil tetap menerangi hariku di dunia yang selalu sibuk 24 Jam ini.
Jadi, ada sosok identitas yang ingin aku raih, dan itu di refleksikan pada simbolis Lilin. Aku mencoba belajar untuk menerima dan memahami diriku. Harapan itu disertai dengan bukti-bukti yang konsisten dan fokus mencapai menjadi sosok itu.
You must be signed in to post a comment!