Sesuatu yang terlewatkan.
19.32
Senin, 2 Maret 2026
ada ironi dibalik judul itu, fakta bahwa hampir semuanya terasa terjalani namun kehilangan makna dan inti dari gairah setiap kegiatan tersebut, aku masih membangun diri, begitu pelan seperti merawat tanaman yang begitu sensitif. Aku merasa seperti tong kosong nyaring bunyi nya.merepresentasikan diri sebagai pepatah jaman dulu ini cukup menakutkan, karena rasanya aku mulai sadar sudah memasuki fase dari pepatah itu, bila dibiarkan seperti ini satu persatu milikku akan terenggut oleh sabotase diri. yang harus ku lakukan sekarang adalah mengambil kembali kendali diri, tolong sudahi membohongi diri sendiri, karena ada dua aspek dasar manusia bisa menjadi baik dan buruk: di kondisi hati yang baik(secara positif) orang-orang akan memenuhi janji-janji dan harapan orang lain sebaik mungkin, namun ketika sedang dalam fase penolakan? mereka mungkin sudah berusaha dan gagal, membuat mereka pesimis sehingga memegang janji-janji dan harapan itu seperti suatu tanggung jawab besar yang sering kali akan takutkan, pada fase yang lebih parah lagi, orang-orang pembawa aura negatif diri(bisa dikatakan mereka telah jatuh dalam konflik batin cukup sengit) mereka akan kebal pada kemunduran diri dan menyambutnya dengan senang hat(bisa dikatakan seperti impostor sindrom dan self sabotase).
Dan refleksi hanya akan menjadi sekedar omon-omon bila tidak ada tindakan mengevaluasi diri, terkadang seseorang begitu sudah membenci proses di awal pertama kali mereka mencoba, sering kali mereka gagal berkali-kali karena tidak melihat apa yang sesungguh nya dapat ia perbuat dan eksplorasi pada duniaini, ini seperti seorang terkunci hati dan pikirannya, beransumsi bahwa musuh di dunia ini hanya diri seorang, padahal jika melihat dari keseluruhan, orang-orang lain seringkali membawakan mu kepada keberuntungan dan kesialan tergantung cara kita menangapinya,
aku masih ada tugas yang perlu ku selesaikan oleh sebab itu, aku sudahi sesi journaling kali ini.
What are your thoughts on the Universe being held together by "Rules of Three"? I am always curious about someone else's take on what is good and what is bad, are they fluid like a point of view, or immovable like the roots of a mountain?
Thanks for sharing a piece of your day!
V/R Broom
@A. G. Broom That’s an interesting question.
To me, the concept of the “Rule of Three” has always been fascinating. A lot of things in the world seem to follow that kind of pattern—beginning, middle, end; action, consequence, and then change. It almost feels like there’s a certain rhythm that repeats itself in the way things grow and unfold.
When it comes to good and bad, I tend to think they exist somewhere in between two ideas. There are values that feel quite fundamental and hard to change, but the way people understand and interpret them often differs depending on their experiences and perspectives.
So maybe it’s like looking at a mountain from different sides. The mountain itself stays the same, but the shape we see can feel different depending on where we stand. I’m still trying to understand that pattern myself.
Note: Thank you for taking the time to read my journal and for being interested in my perspective!(I honestly never expected anyone to read my long ramblings). I think you’re probably using a translation to read it, and some of my entries have typos. I’ll try to fix them when I have the time.
You must be signed in to post a comment!